banner

Tuesday, September 24, 2013

Mafia

Karena kapal lagi berjalan (di atas air) ke arah barat, jadi beberapa hari ini sering banget 1 jam mundur. Waktu tidur pun nambah 1 jam tiap kali ada jam mundur. Hehehe.. Kesempatan ini kami pakai buat main2 tadi malem. Tadi malem kami main permainan yang diambil dari salah satu program televisi di Jepang. Gw lupa nama aslinya apa tapi kami menyebutnya Mafia. Postingan kali ini gw mo ceritain ttg permainan ini. Bakal panjang dan mungkin sedikit membingungkan... hehehe...

Siap? Mainan ini perlu minimal 7 orang (6 orang bermain peran, 1 orang pencerita), tapi kemaren gw main bareng 9 orang trus karena ada yang pengen pulang tidur duluan kami sempet beberapa kali maen ber8 orang. Tiap kali main kira2 membutuhkan sekitar 20 menitan sampe kelar.

Anggep yang maen 8 orang, 1 orang sebagai pencerita, 7 orang lainnya ngikutin aba2 sang pencerita.

Pertama2 siapin kertas2 kecil buat ditulisin kek bikin undian (contoh kertasnya kek dipoto). Trus tulisin kertas2 itu dengan: Mafia 2 lembar, Warga 3 lembar, Dokter 1 lembar dan Detektif 1 lembar.
*catatan: perbandingan Mafia dan yang lain (Warga, Dokter, Detektif) minimal 1:2, kalo Mafia lebih banyak maka mafia jelas bakal menang. Kalo Mafianya terlalu sedikit, takutnya ga imbang. Kalau pemainnya banyak, bikin mafia lebih banyakan aja, misalnya yang main 12 orang, maka mafia 4 orang, sisanya warga 6 orang, dokter 1 orang dan detektif 1orang. Iya, dokter dan detektif masing2 1 aja. Yang jumlahnya bisa diubah2 itu mafia dan warga.

Setelah kertas2 undian selesai dibuat, acak2in lalu masing2 pemain (tentu selain pencerita) ambil kertas undian, tanpa diketahui pemain lain lihat isi kertasnya, hafalkan, lipat2 lagi, simpan. (Ingat, jangan kasih tahu siapa2 isi tulisan kertas undian yang kalian dapat, saat bermainpun jangan buka2 kertas undian ini).

Selanjutnya, pemain2 akan melakukan apa yang diaba2kan pencerita. Pencerita akan bercerita sebagai berikut: *Catatan: Aba2 yang diucapkan pencerita gw tulis warna biru.

1. Selamat Malam warga kampung Manamanajo (nama kampung terserah kalian), karena sudah malam silahkan semuanya tidur. Semuanya harus tutup mata. (Semua pemain baik itu warga, mafia, dokter maupun detektif harus tutup mata.)

Setelah semua tutup mata, pencerita kembali lagi memberikan aba2:

2. Para mafia silahkan buka mata. Tanpa mengeluarkan suara apapun, silahkan keduanya saling mengenal. (Dalam kondisi semua pemain tutup mata, hanya kedua mafia yang buka mata, tujuannya untuk saling tahu siapa rekan mafia. Ingat, mafia2 ini tidak boleh melakukan hal2 yang bikin dirinya ketahuan kalo dia mafia, jadi jangan bersuara. Proses saling mengenal biasanya lihat2an aja...). Kalau sudah saling mengenal, silahkan tutup mata lagi.

3. Warga kampung Manamanajo, Selamat Pagi, semua silahkan buka mata. Tadi malam, ternyata ada 2 mafia yang secara diam2 bergabung menyamar jadi warga kampung sini. Silahkan para warga berdiskusi siapa yang dicurigai sebagai mafia. Saya berikan waktu 2 menit. Mulai! (Nah, permainannya dimulai di sini. Para pemain harus ngobrol dengan pemain lain untuk menentukan siapa yang dicurigai sebagai mafia. Para mafia harus berakting sedemikian rupa jangan sampai dicurigai sebagai mafia. Usahakan untuk mencari kambing hitam yang bakal ditahan. Setelah berdiskusi selama 2 menit, masing2 pemain akan melakukan voting siapa yang dicurigai. Pemain yang dicurigai paling banyak akan berhenti dari permainan dan tidak boleh berbicara apalagi memberikatahukan identitasnya sampai permainan berakhir.)

Catatan: Pemain dengan voting (dicurigai sebagai mafia) terbanyak bakal ditahan. Selama ditahan dia tidak boleh ngasih tahu identitasnya sama sekali. Identitasnya akan ketahuan diakhir permainan. Jadi selama bermain pemain tidak akan tahu siapa yang mereka tahan. Apakah benar mafia, warga biasa, detektif atau dokter. Selanjutnya pencerita melanjutkan ceritanya:

4. Pemain A ditahan di kantor polisi terdekat (anggap hasil voting terbanyak mengarah ke pemain A). Selanjutnya matahari telah terbenam, malam telah mendatangi kampung Manamanajo, para warga silahkan tidur. Tutup mata semua! (Setelah pencerita memastikan semua warga tutup mata tidak ada yang mengintip, dia melanjutkan:) Para mafia silahkan buka mata. Silahkan menentukan siapa dari antara warga yang akan dibunuh. (Kalo mafia masih tersisa 2, mereka harus berdiskusi tanpa suara menentukan siapa yang akan dibunuh. Biasanya pencerita akan nunjuk satu demi satu warga, lalu mafia mengangguk2 tanda setuju warga tersebut dibunuh. Setelah mengetahui siapa yang akan dibunuh, pencerita kembali melanjutkan:) Para mafia, silahkan tutup mata lagi.

Kondisi ini, semua pemain dalam keadaan tutup mata. Pencerita kembali bertutur:

5. Dokter, silahkan buka mata! Silahkan tunjuk pemain yang ingin diselamatkan. (Ya.. dokter bertugas untuk menyelamatkan pemain yang hendak dibunuh mafia. Jika pemain yang ditunjuk dokter sama dengan pemain yang ditunjuk para mafia sebelumnya, maka pemain tersebut tidak jadi mati. Setelah mengetahui siapa yang akan diselamatkan dokter, pencerita melanjutkan aba2nya:) Dokter silahkan tutup mata! (kalaupun ternyata yang ditahan pada voting sebelumnya -pemain A- adalah dokter, pencerita tetap harus mengucapkan aba2 ini supaya pemain lain tetap tidak tahu identitas pemain yang telah ditahan)

Kondisi ini, semua pemain dalam keadaan tutup mata. Pencerita kembali bertutur:

6. Detektif, silahkan buka mata! Silahkan tunjuk pemain yang ingin diketahui identitasnya. Jika pemain yang ditunjuk adalah mafia saya akan mengangguk, jikan bukan, saya akan menggeleng. (Yup, tugas detektif adalah mencari tahu identitas mafia. Tiap putaran, detektif memiliki kesempatan untuk mengetahui identitas tiap warga. Jika dia telah mengetahui identitas mafia, dia dapat mengutarakannya pada saat diskusi dengan warga lain nanti untuk menentukan siapa yang dicurigai sebagai mafia seperti pada poin 3. Setelah menjawab pertanyaan detektif, pencerita kembali mengucapkan:) Detektif silahkan tutup mata! (kalaupun ternyata yang ditahan pada voting sebelumnya -pemain A- adalah detektif, pencerita tetap harus mengucapkan aba2 ini supaya pemain lain tetap tidak tahu identitas pemain yang telah ditahan)

7. Kukuruyuk..... (Pencerita menirukan suara ayam berkokok pada pagi hari) Kampung Manamanajo, sekarang sudah pagi, silahkan buka mata kalian! (Pada pagi yang kedua ini ada dua skenario yang bisa diceritakan pencerita sesuai yang terjadi tadi malam yaitu:)
A. Pemain yang ingin dibunuh mafia, ternyata berhasil diselamatkan dokter. Maka tidak ada yang mati. Kampung aman.
B. Pemain yang ingin dibunuh mafia, ternyata berbeda dengan pemain yang ingin diselamatkan dokter. Maka pemain yang ditunjuk mafia (anggaplah B) akhirnya mati. (Pemain B berhenti dari permainan, harus diam dan tidak boleh membeberkan identitasnya.)

8. Warga Kampung Manamanajo, seperti yang kita ketahui masih ada mafia di kampung kita. Karena itu, silahkan berdiskusi siapa yang harus ditahan kali ini! Waktunya 2 menit. (Ingat, pencerita tidak boleh memberitahukan ada berapa mafia tersisa, karena bisa saja pemain A yang ditahan pertama kali adalah mafia. Pencerita hanya boleh memberitahukannya jika nanti perbandingan mafia dan warga sama misalnya: dua mafia dan dua warga. Jika perbandingannya begitu maka mafia pemenangnya. Pencerita boleh menambahkan aba2 sebagai berikut:) Dalam diskusi kali ini tiap warga silahkan memberikan pendapat masing2. Yang mengaku detektif silahkan tunjuk siapa mafia! (Ingat, detektif bisa saja sudah mengetahui identitas mafia, tapi detektif juga harus berhati2, jangan sampai dia menjadi kambing hitam yang disalahkan mafia. Mafia bisa saja jumlahnya masih 2 dan berhasil mempropokasi warga lain untuk menahan detektif... ngerti kan?)

Setelah 2 menit berdiskusi, maka pemain harus memulai voting. Siapa yang ditunjuk lebih banyak, harus ditahan. Setelah mengetahui siapa yang ditahan, pencerita harus menghitung dalam hatinya, siapa saja pemain yang tersisa. Jika jumlah mafia telah habis, maka warga menang permainan terhenti. Dan jika jumlah mafia sama dengan warga maka, mafia menang permainan pun terhenti. Tetapi jika jumlah warga masih lebih banyak dari mafia, maka permainan dilanjutkan, kembali ke poin 4.

Bagaimana penjelasan gw tentang permainan mafia ini. Membingungkan kan? Hahahaha.... Tapi asal sang pencerita mengerti alurnya, pemain lain hanya mengikuti aba2nya saja kok... Jadi yang terpenting adalah penceritanya.

Game ini seru banget. Karena di dalemnya kita bisa boong2an, hasut2an dan jujur2an juga. Sesuai identitasnya masing2, Mafia harus berakting sebagus mungkin, jangan sampai dia ditahan malah sebisa mungkin menghasut warga lain buat nahan orang lain. Detektif harus bisa meyakinkan warga kalo dia benar2 membela warga dan berusaha menangkap mafia. Jadi jangan sampai warga malah menuduh detektif sebagai mafia. Dokter juga harus rela menolong orang lain. Karena ada pemain yang mikir malah pengen nyelamatin diri sendiri... Hehehe... Warga juga harus pinter2 memakai hak votingnya untuk nunjuk siapa mafia sebenernya. Karena kalo detektif ato dokter yang ditahan dari awal, maka permainan akan cepat dikuasai mafia.

Tadi malem selama beberapa kali main, gw ga pernah jadi mafia dan gw kalah mulu. Semalam mafia selalu menang. Gw pernah jadi dokter, berusaha nyelamatin orang, tapi tetap saja kalah. Karena gw dituduh mafia mulu oleh warga lain. Gw juga pernah jadi detektif, sebelum gw tahu siapa mafia sebenenrya gw dah dituduh mafia duluan. Sial.. gw ga pernah dipercaya sepertinya... Hehehehe....

Selain seru menipu dan seru meyakinkan orang, permainan ini juga asik karena ada banyak kesempatan ngobrol. Jumlah orang yang banyak juga bikin kita berinteraksi sama orang2 yang  biasanya cuma ketemu di Japan Mess. Orang2 yang main tadi malem dari berbagai profesi yang berbeda. Ada dokter, perawat, penata rambut, penerima tamu, dsb. Kita jarang duduk bareng, tapi tadi malem jadi seru2an main. Gw lebih suka main2 gini dari pada cuma sekedar minum2 alkohol... Hehehe...

11 comments:

  1. ahhh seru banget ya!! ini kayak pengembangan permainan polisi dan maling yaa.. tapi ini lebih kreatiff.. jadi pengen sesekali kalo ngumpul nyoba permainan ini..

    ReplyDelete
  2. iya seru... tapi kudu rame.. kalo ngepas ber7, cuman bentar maennya... paling 2 kali diskusi kelar..

    ReplyDelete
  3. asik yah keliling dunia kerjaannya..hehe mau follow blog ini gmn caranya yah? :D

    ReplyDelete
  4. hahaha.. seru banget yaahh. cobain ah ntar main sama anak kantor

    ReplyDelete
  5. Ranie: Thx Ran.. yah ada ga enaknya juga kok... kalo mo follow, paling bawah blog ini ada "Teman Berbagi"... Follow aja di situ.. terima kasih yah..

    Goiq: iya cobain bang... kabarin yah kalo beneran seru.. hehe... Kalo orangnya pada pendiem2 sih jadi ga seru sebenernya.. hehehe...

    ReplyDelete
  6. Wahh iya nih game seruuu...kayak maling dan polisi gitu, yah cumAn harus rame2mainnya dan kunci nya ada di pencerita yg hrs pinter

    ReplyDelete
  7. Salam kenal kembali, Mas. Wah asyik ya keliling2 terus.

    ReplyDelete
  8. udah lama gak update nih Do.. lagi dimana sekarang ?

    ReplyDelete

Terima kasih udah mampir...
Kalo mo liat gambarnya lebih gede, klik aja gambarnya...
Silahkan kasih komentar.... yang sopan yah..
Yang ga sopan, ga usah komen... yang ga komen gw doain dateng lagi supaya komen... Hehehe...

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...